Advertisement
Advertisement
Tausiah
Jangan Lagi Mulai Dari Nol

Ramadhan datang, Ramadhan pergi. Begitulah sunnatullah yang berlaku pada kehidupan alam semesta ini. Keadaan yang melingkupi diri seorang mu'min dari Ramadhan ke Ramadhan berikutnya pun hampir pasti berbeda-beda.

 

 
Memburu Lailatul Qadar

Alhamdulillah tanpa terasa kita telah memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Kesibukan umat islam semakin meningkat, ada yang semakin sibuk di pasar-pasar, mall dan pusat-pusat perbelanjaan untuk persiapan menyambut lebaran, sehingga shaf-shaf tarawih di masjid yang tadinya penuh sesak menjadi semakin sedikit, kini penuh sesak itu telah berpindah ke pasar dan tempat-tempat hiburan.

 

 
Amal itu Laksana Debu
Ada masalah yang cukup serius dan ini berkaitan dengan aqidah. Masalah ini sering kali muncul dalam pengajian-pengajian di berbagai tempat. Masalah ini, harus dicermati dengan baik karena kalau tidak, akan sangat membahayakan umat, apalagi bagi mereka yang kemampuan keislamannya masih dalam proses kematangan.
 
 
Indahnya Ayat-Ayat Shiyam
Image

“Bulan Ramadhan, didalamnya diturunkan (permulaan) al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan megenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa. Siapa yang  sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagi kalian, dan tidak menghendaki kesukaran bagi kalian. Dan hendaklah kalian mencukupkan bilangannya dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian, supaya kalian bersyukur.” (Q.S .Al-Baqarah (2) :185)

 

 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 Selanjutnya > Akhir >>

Hasil 28 - 33 dari 33