Advertisement
Advertisement
MS Kaban buka Muktamar III Partai Bulan Bintang
Sabtu, 24 April 2010
Syariat Islam merupakan satu-satunya gerakan penyelamat bangsa ini dari berbagai persoalan yang dihadapinya. Partai Bulan Bintang sebagai salah satu Partai yang ideologinya berdasarkan Islam dan merupakan salah satu Partai yang menghendaki syariah Islam dapat ditegakkan dalam sistem demokrasi di Indonesia.
 

Syariat Islam hendaknya menjiwai hukum positif yang sekarang berlaku di Indonesia. Penolakan yang terjadi saat ini lebih dikarenakan ada informasi yang salah tentang syariat Islam ditengah masyarakat.

 

Demikian dikatakan oleh Ketua Majelis Syura Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dalam tausiah yang disampaikan pada pembukaan Muktamar III Partai Bulan Bintang di Hotel Tiara Medan (23/4) malam.

 

Ditambahkan Yusril bahwa Partai Bulan Bintang senantiasa gigih memperjuangkan syariah Islam dalam setiap gerakan politiknya. Memang banyak tantangan dan hadangan yang dilalui, namun dengan kerja keras dari semua unsur yang ada mulai dari tingkat struktural partai yang paling bawah (ranting) sampai dengan yang paling atas (pusat), maka bukan mustahil apa yang selama ini diidam-idamkan oleh seluruh komponen partai khususnya, dan ummat Islam secara keseluruhan akan tercapai.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Bulan Bintang MS Kaban dalam pidatonya menyatakan bahwa demokrasi yang berkembang saat ini ternyata masih banyak kekurangan disana-sini. Dalam hal Pemilu misalnya, masih banyak kecurangan yang terjadi, dan itu merugikan partai-partai yang memiliki suara yang tidak signifikan.

 

Ada calon legislatif di suatu derah yang suaranya melampai batas minimal untuk mendapat satu kursi di DPR, namun tidak dapat menjadi anggota legislatif karena partainya tidak lolos dalam electroral treshold. Konsekuensi dari itu ialah suaranya diserahkan kepada calon yang partainya lolos electroral treshold, meskipun perolehan suaranya tidak mencukupi.

 

Senada dengan Yusril, MS Kaban juga mengharapkan agar kedepan, para komponen Partai Bulan Bintang, baik yang ada di pusat atau didaerah dapat bekerja lebih giat dan keras agar kepercayaan masyarakat terhadap Partai Bulan Bintang dapat lebih meningkat dan mampu meraih suara yang signifikan dalam pemilu tahun 2014.

 

Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin dalam sambutannya menyatakan bersyukur dan gembira karena daerahnya dijadikan tuan rumah Muktamar III Partai Bulan Bintang. Syamsul berharap agar Muktamar kali ini berjalan dengan sukses dan dapat menghasilkan sesuatu yang dapat berguna bagi masyarakat, terutama bagi ummat Islam.

 

Muktamar III Partai Bulan Bintang yang dibuka oleh MS Kaban diikuti oleh seluruh DPW dan DPC dari seluruh Indonesia. Dalam Muktamar ini selain membahas laporan pengurus periode 2005 – 2010 dan program Partai kedepan, juga tidak kalah menariknya perebutan posisi Ketua Umum. Dalam muktamar ini ada dua calon kuat yang bersaing, yaitu MS Kaban dan Ali Muchtar Ngabalin, mantan Anggota DPR yang juga salah seorang Ketua Partai Bulan Bintang.

 

Selain itu, turut hadir sebagai peninjau dalam muktamar ini adalah para utusan dari ormas-ormas Islam yang merupakan deklator berdirinya Partai Bulan Bintang antara lain dari Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, BKSPPI, IKMI dan sebagainya. Ustadz Syuhada Bahri, Ketua Umum Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, turut pula hadir dalam acara pembukaan Muktamar III Partai Bulan Bintang ini. Muktamar yang mengambil tema Revitasilasai Partai Untuk Kemaslahatan Ummat direncanakan berlangsung dari tanggal 23 April sampai 26 April 2010. (rayhan)
 
Image 
Ketua Umum Partai Bulan Bintang, MS Kaban menyampaikan pidato dalam pembukaan Muktamar III Partai Bulan Bintang di Hotel Tiara Medan
 
< Sebelumnya   Selanjutnya >