Advertisement
Advertisement
Akhirnya Qurban Sampai Gotap
Rabu, 16 November 2011

Srettt… currr darah segar muncrat dari leher sapi itu, begitu golok Ustadz Ramli menggorok lehernya. ‘’Alhamdulillah, jawi (sapi) terakhir sudah kita potong,’’ ucap Koordinator Da’i Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, setelah memastikan sapi tersebut tersembelih dengan sempurna.

 

Ustadz Ramli MR lega. Sebab, saat itu sudah sore di Hari Tasyri’ terakhir (9/11), satu jam lagi masuk waktu maghrib. Terlambat sedikit, gugurlah status kurban amanah dari donatur LAZIS Dewan Da’wah tersebut.

 

Sapi yang dibeli di Desa Saliguma, Siberut Tengah, itu sejatinya hendak dibawa dengan boat untuk dipotong di Desa Sarausau, Siberut Barat Daya. Apa daya waktu tak mencukupi. Maka, disembelihlah dia di Dusun Gotap. Baru kemudian diboyong ke Sarausau.

 

Sebelumnya, LAZIS Dewan Da’wah telah memotong 2 ekor sapi di Saliguma. Juga seekor sapi di Madobag, Siberut Selatan. Sikakap di Pagai Selatan dan Maninjau, Agam, juga kebagian masing-masing satu ekor sapi.

 

Dari Masjid Saliguma, setengah ekor dibawa untuk jamaah Dusun Gotap, Saliguma. ‘’Alhamdulillah, akhirnya kurban sampai juga di dusun ini,’’ kata Herman Syaiful, tokoh pemuda muslim setempat.

 

Ia menjelaskan, dari sekitar 70 keluarga penduduk Gotap, sebanyak 7 keluarga (25 jiwa) diantaranya muslim. ‘’Dengan pembagian daging kurban, semoga lebih banyak lagi yang mau memeluk Islam,’’ katanya.

 

Apalagi kalau masjid yang diimpikan jamaah setempat segera terwujud. Herman mengungkapkan, sudah sejak tahun 2008 ia dan keluarganya mewakafkan tanah seluas 60 x 30 meter persegi untuk mendirikan masjid. Dia sendiri yang jadi ketua pembangunannya. Bahkan nama masjid sudah dipatok, At Taqwa.

 

Tapi hingga kini, masjid yang diimpikan belum jua terwujud. ‘’Kalau ada masjid, insya Allah banyak yang akan memeluk Islam,’’ kata Herman. (bowo)

 

Image 

Pemotongan hewan kurban Lazis Dewan Da’wah di Desa Sarausau Siberut Mentawai

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >