|
Jum’at malam (9/12) Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia menggelar tasyakur atas telah selesainya pembangunan proyek sarana dan prasarana da’wah bantuan pemerintah Arab Saudi sekaligus melepas Duta Besar Saudi Arabia yang akan mengakhiri tugasnya sebagai Duta Besar di Indonesia. Acara berlangsung di Aula Masjid Al Furqan lantai dua Kramat Raya 45 Jakarta.
Hadir dalam acara ini Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Abdullah Al ’Ammar, Wakil Menteri Urusan Islam Pemerintah Saudi Arabia, Prof. Dr. Shaleh bin Husain Al ’Aid, Sekretaris Jendral Dewan tertinggi Urusan Keislaman Saudi Arabia, Ustadz Abdurrahman Muhammad Amin Al Khayyath, Duta Besar Saudi Arabia di Indonesia yang akan mengakhiri tugasnya serta Syeikh Ibrahim bin Sulaiman an-Nughaimisyi, Atase Agama Kedutaan Saudi Arabia. Selain itu hadir pula perwakilan dari Duta Besar negara-negara sahabat, utusan pemerintah, perwakilan ormas dan lembaga Islam, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, Mantan Ketua PBNU Hasyim Muzadi, Mantan Menteri Pendidikan Nasional Yahya Muhaimin, utusan lembaga-lembaga yang menjadi mitra da’wah Dewan Da’wah serta Pembina, Pengawas dan Pengurus Dewan Da’wah. Dalam sambutan pembukaannya, Ketua Umum Dewan Da’wah H. Syuhada Bahri mengatakan bahwa kerjasama Dewan Da’wah dengan Pemerintah Saudi Arabia sudah terjalin lama. Pendiri Dewan Da’wah Allahyarham Mohammad Natsir mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Pemimpin Kerajaan Saudi Arabia dan pernah mendapat penghargaan dari Raja Faisal. ”Pembangunan sarana dan prasarana da’wah merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah Saudi Arabia terhadap perkembangan da’wah di Indonesia, dan alhamdulillah Dewan Da’wah mendapat kehormatan untuk membangun, mengelola serta memanfaatkannya untuk kepentingan da’wah”, ujar Syuhada. Berdirinya sarana dan prasarana da’wah tersebut tentulah tidak lepas dari peran Duta Besar Saudi Arabia di Indonesia Muhammad Amin Al Khayyath. ”Peran beliau dalam terwujudnya sarana dan prasarana da’wah ini sangat besar dan Dewan Da’wah menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Al Khayyath atas kepeduliannya dalam pembangunan tersebut”, tambah Ketua Umum Dewan Da’wah ini. ”Kepada Duta Besar Saudi Arabia dan seluruh staff yang membantunya, Dewan Da’wah mendo’akan agar dapat selalu menjalankan tugasnya dengan baik, serta selalu diberi kesehatan dan kemudahan oleh Allah. Dan tidak lupa kami juga mendo’akan agar apa yang sudah dilakukan untuk kepentingan da’wah di Indonesia dibalas oleh Allah dengan ganjaran pahala yang berlipat”, ujar Syuhada. Syuhada menambahkan bahwa ketika Abdurrahman Muhammad Amin Al Khayyath ditunjuk sebagai Duta Besar di Indonesia, Dewan Da’wah mengirimkan surat yang berisi dukungan kepada Al Khayyath dalam menjalankan tugasnya, serta menyatakan kesediaan Dewan Da’wah untuk menjadi mitra dalam menjalankan tugas da’wah di Indonesia. ”Dewan Da’wah mendo’akan agar dimanapun Al Khayyath ditugaskan, senantiasa Allah beri kemudahan dan kesehatan”. Kata Syuhada. Dalam kesempatan ini, Syuhada juga tidak lupa menyampaikan terima kasihnya kepada Syaikh Dr. Abdul Aziz bin Abdullah Al ’Ammar, Wakil Menteri Urusan Islam Pemerintah Saudi Arabia yang juga menjabat Ketua Pembangunan Sarana dan Prasarana Da’wah ini. ”Peran Syaikh Ammar dalam meyakinkan pemerintah Saudi Arabia sangat besar, sehingga Kerajaan Saudi Arabia setuju untuk memberikan kepercayaan kepada Dewan Da’wah untuk mendirikan dan mengelola sarana dan prasarana da’wah tersebut. Abdurrahman Muhammad Amin Al Khayyath dalam sambutannya mengatakan bahwa peran Dewan Da’wah sangat besar dalam mendukung dan membantu dalam melaksanakan tugasnya di Indonesia. ”Harus diakui, Dewan Da’wah berperan penting dalam pengembangan da’wah di Indonesia, dan kami dari Kedutaan Besar Saudi Arabia merasa terbantu dengan adanya kerjasama dengan Dewan Da’wah ini serta berharap agar apa yang sudah diberikan oleh Pemerintah Saudi Arabia ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan da’wah, bukan hanya untuk Dewan Da’wah namun untuk kepentingan ummat muslim di Indonesia”, ujar Al Khayyath. Senada dengan Al Khayyath, Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Al ’Ammar dalam sambutannya mengatakan bahwa Dewan Da’wah sejak dipimpin oleh Mohammad Natsir senantiasa membantu dan mendukung berbagai program pemerintah Saudi Arabia dalam mengembangkan da’wah di Indonesia. ”Apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah Saudi Arabia selama ini sudah merupakan komitmen kami agar Islam dapat berkembang di Indonesia. Kepada Dewan Da’wah yang selama ini sudah menjadi mitra da’wah pemerintah Saudi Arabia, kami juga mengucapkan terima kasih serta mengharapkan agar tidak pernah berhenti mengembangkan da’wah, salah satunya dengan memanfaatkan sarana dan prasarana da’wah yang sudah dibangun ini dengan semaksimal mungkin”, tambah Wakil Menteri Urusan Islam Pemerintah Saudi Arabia ini. Untuk diketahui, bahwa sarana dan prasarana bantuan pemerintah Saudi Arabia ini terdiri dari Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Da’wah Mohammad Natsir di Tambun Bekasi, Gedung dan Mesin Percetakan di Cikunir Bekasi, Perpustakaan di Gedung Menara Da’wah Jakarta Pusat, Gedung Muslimat Center di Cipayung Jakarta Timur serta Perkantoran di Kebon Jeruk Jakarta Barat. Sarana dan Prasarana da’wah tersebut diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 27 Juni 2011 yang lalu. (maulana)
Duta Besar Saudi Arabia Ustadz Abdurrahman Muhammad Amin Al Khayyath menyampaikan sambutan dalam acara tasyakur peresmian pembangunan sarana dan prasarana da’wah di Aula Masjid Al Furqan jakarta (9/12)
|