Advertisement
Advertisement
Peresmian Infaq Dakwah Club di Tegal
Selasa, 21 Februari 2012

Dewan Da’wah Jawa Tengah pada hari Sabtu, 18 Februari 2012 mengadakan peresmian Infaq Da’wah Club (IDC) bekerjasama dengan Yayasan Al Irsyad Kota Tegal. Acara berlangsung di Gedung Al Irsyad Kota Tegal. Hadir dalam acara ini Pengurus Dewan Da’wah Jawa Tengah antara lain Ustadz Aris Munandar Al Fatah, Ustadz Sunari dan Ustadz Habib, selaku Manager Infak Da’wah Club Dewan Da’wah Jawa Tengah.

 

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Da’wah Pusat ustadz Syuhada Bahri yang sekaligus memberikan tausiah.

 

Seperti dilansir dakwahnews.com, Ustadz Syuhada Bahri dalam tausiahnya menyampaikan sebuah ungkapan yang sangat bagus, “dai datang desa terang, dai datang desa rindang, dai datang perbatasan aman” sebuah ungkapan yang tidak hanya sekedar ungkapan, ini adalah pesan yang disampaikan oleh Ustadz Syuhada Bahri. Konsep da’wah yang langsung menyentuh masyarakat bawah yaitu mayarakat yang berada di pedalaman dan didaerah perbatasan. Kemudian ustadz Aris Munandar yang juga memberikan pengarahan. Dalam arahannya ustadz Aris menyampaikan salah satu program penting dewan da’wah adalah; membangun kemandirian da’wah itulah pesan yang disampaikan kepada para peserta pengajian akbar ini.

 

Ustadz Syuhada juga menjelaskan bahwa revitalisasi organisasi, kaderisasi dan kemandirian da'wah merupakan langkah strategis untuk menjawab tanggapan da'wah masa kini. Penataan dan upaya melakukan langkah untuk lebih provesional dalam membangun sistem gerakan organisasi. Kemudian kaderisasi ini dimaksudkan karena saat ini kurangnya da'i dan ulama yang lurus aqidahnya, serta benar dalam memberikan fatwa keislaman. Oleh karena itu Dewan Da’wah dan seluruh ormas islam supaya konsen dalam masalah kederisasi da'i dan calon ulama. Dengan dibuktikan bahwa dewan da'wah telah membantu membidani munculnya beberapa ma'had 'aly di berbagai daerah dalam waktu yang singkat. Dan program ini mendapatkan sambutan yang positif dari ummat.

 

Kegiatan yang di hadiri sekitar delapan ratusan peserta ini telah menjadikan momen untuk saling nasehat-menasehati antar semua dan sebagai upaya membuka kesadaran umat bahwa da’wah itu kewajiban semua orang bukan hanya kelompok tertentu saja. Acara yang dihadiri oleh ustadz Aris Munandar selaku direktur eksekutif sekaligus sebagai sekretaris Dewan Da’wah Provinsi Jawa Tengah dan pemberi tausyiah ustadz Syuhada Bahri Lc. Ketua Umum Dewan Da’wah Pusat ini mendapat sambutan positif dikalangan masyarakat kota Tegal.

 

Setelah arahan dan tausyiah Bapak Habib ismail selaku manager IDC dan didampingi oleh pengurus Al Irsyad juga ust. Aris munandar mengajak peserta pengajian untuk bersama-sama membangun kemandirian da’wah ini dengan program IDC, karena program ini sangat membantu gerakan da’wah diberbagai wilayah, kususnya daerah pingiran. Salah satu bukti program ini sangat penting adalah banyak dikalangan umat dan organisasi seperti al Irsyad Cilacap dan al Irsyad Tegal sendiri juga mengambil progam ini.

 

Infaq da’wah club berperan tidak hanya aktifitas pengumpul dana, tapi lebih kepada wadah untuk orang-orang yang gemar berinfaq dan sekaligus sebagai upaya penetrasi kepada umat dengan tujuan utama adalah membina para penopang da’wah. Program dari IDC (Infaq Dakwah Club) ini diberi nama S3 yaitu sehari seribu saja dan sebulan seratus ribu saja. Angota yang bergabung dalam ini program ini akan mendapat fasilitas berupa paket berisi buku bacaan keislaman, majalah dan angota juga mendapatkan tausyiah setiap hari melalui SMS Broad Case.

 

Semoga ini menjadi 'amal sholeh Team Dewan Dakwah dan mendapatkan Ridha dari Allah Ta'ala. (redaksi)

 
< Sebelumnya   Selanjutnya >